Rabu, 11 Agustus 2010

love story

Juliet, akulah yang membunuh romeo
aku mencintaimu, seperti kau mencintai puisi-puisi kekasihmu
puisi yang ia curi dariku..

Senin, 09 Agustus 2010

a letter from heaven

Hai sayang...

Akhirnya aku pulang pergi ke kantor setiap hari.. ahh, aku tau rasanya pasti capek banget tp aku jalanin untuk hubungan kita, aku mau jd cewek yg mandiri tapi nanti bagaimana ketemuannya ya kalau kita kangen? aku berharap aja keajaiban yg dtng padaku seseorang yang aku cinta bs main kerumahku lagi :)

Aku bukan orang yg ga bisa mikir, aku malah mikirin semua tentang kita tapi mungkin didepanmu, aku seperti ga punya pikiran apa-apa, aku juga ga tau kenapa bisa begitu (mungkin orang ini terlalu pintar jadi aku terlihat bodoh hee..hee). Jujur aku kangen banget sama kamu yang dulu yang selalu memberikan dan menunjukkan kasih sayangnya. kamu sekarang cepat emosi tanpa mendengar alasanku.

kamu jangan pernah pergi dari aku ya, mungkin aku lebih baik mati.. aku rela kok, berusaha ngecilin perut aku kok, sekarang aku juga belajar sebelum ngomong lebih baik di pikirin dulu tapi gak apa-apa ya, kalo aku masih cengeng ya, maklum bawaan hee..hee
Janji seumur hidup aku ga akan nyakitin perasaan kamu lagi, ga buat kamu malu lagi dan aku akan buktikan dan memperlihatkan kepada org lain.

Sayang, tetap bertahan ya sama kerjaannya karena aku yakin kamu bisa dapetin apa yg kamu mau.. aku akan tetap dukung apapun itu asal bener ga macem-macem ya.

i love u so much.,


wanita yang mencintaimu selamanya,

Sabtu, 07 Agustus 2010

musim

Musim Kemarau

Ranting melepaskan daun yang menguning
penanda ketua-an rindu akan tanah
Rerumputan mulai menjalari hati
Di ladang kita mulai meyiangi sepi
Debudebu menari bersama angin
Mengangkat luka yang tertempel di kulit
Kekasih, duduklah disampingku
Mari, nikmati indah sinar mentari

Musim Penghujan

Tunas-tunas mulai terjaga
Rasa tumbuh jadi bunga
Di ladang kita tanam segala mungkin
bersama hujan yang suburkan mimpi
mendung adalah pergerakan langit
sebagai pengingat jalan yang tak selalu lurus
kekasih, peluklah tubuhku
mari, menyatu dalam dingin musim

Musim Kita

Gugur dan tumbuh
Rindu dan harapan
Memanen luka menjadi cinta
Diantara cuaca yang terlelap
Terlupa
Kekasih, jadilah pengantinku
Mari, lembur segala musim






Beny Fauzan
Bekasi.

Jumat, 06 Agustus 2010

Pesta pernikahan dan romantika tiga cinta

I.
Adalah aku wanita yang mencintaimu bukan lelakiku. Pada malam yang akan menjadikan aku dan dia satu, aku berserah, ketika waktu tak mampu membawa kau kedalam mimpiku yang terberai bersamanya. Airmata menghiasi hati yang menanggis kala bibir harus tersenyum ketika pesta harus dimulai. Ragaku berdiri menyambut tetamu tetapi jiwaku melayang jauh ke rasaku yang tak pernah bisa kau sambut kehadirannya.
Seminggu sebelum hari ini, aku datang kepadamu menawarkan cinta dan menjadikannya murahan di depanmu, aku memintamu untuk menjadi lelakiku.

II.
Adalah aku lelaki yang bersanding bersamamu, wanita yang tak kucinta. pada malam yang akan menjadikan aku dan kau satu, aku berserah, ketika norma masyarakat membuat aku dan dia tak pernah bisa satu. Airmata menghiasi hati yang menanggis kala bibir harus tersenyum ketika pesta harus dimulai. Ragaku berdiri menyambut tetamu tetapi jiwaku melayang jauh ke rasaku yang selalu dia sambut kehadirannya.
Seminggu sebelum hari ini, aku datang kepadamu menuntaskan cinta dan percintaan yang telah lama kita jalani secara diam-diam. mengakhiri kisah aku dan kamu, memilih kebahagian mereka bukan kebahagianku.

III.
Adalah aku lelaki mencintai lelaki yang bersanding bersamamu. Pada malam yang menjadikan kau dan dia satu, aku berserah, ketika waktu dan norma masyarakat membuat aku, kau dan dia tak akan pernah bahagia. Airmata menghiasi hati yang menanggis kala bibir harus tersenyum ketika menyambut pesta yang kalian mulai. Ragaku berdiri diantara tetamu tetapi jiwaku melayang jauh bersama rasaku yang tak akan pernah terwujud inginnya.
Seminggu sebelum hari ini, kalian datang kepadaku menawarkan dan menuntaskan cinta dan rasa dia antara kita.





F. Pratama Fauzan
bekasi

Selasa, 03 Agustus 2010

Monas, temu kangen club vespa




Awal agustus club vespa Jakarta mengadakan acara temu kangen club-club vespa se-indonesia, yang bertempat di lapangan parkir Monas. Sebenarnya sudah cukup lama aku tak mengikuti acara-acara seperti ini lagi, hingga seorang teman lama telpon dan mengajak untuk ikut acara ini, dan akhirnya menyetujui untuk ikut dengannya.
Mengingat kembali waktu-waktu dulu masih menjadi “gembel Jalanan” sebuah masa yang indah, di mana hidup tak pernah meminta lebih dan jalanan adalah tempat yang sangat menyenangkan untuk melepas semua beban hidup. Perjalanan-perjalanan keluar kota yang bergitu melekat sampai saat ini di pembuluh darahku dan mengikuti aliran darah yang berpusat di jantung.
Dan satu lagi yang sangat aku rindukan dari para “gembel jalanan” ini adalah jiwa persaudaraan yang sangat mendarah daging di antara mereka. Jadi, untuk melakukan perjalanan jauh pun mereka tak akan pernah takut karena di setiap daerah saudara-saudara akan menyambut mereka.
Mungkin beberapa dari kami berdandan seperti tak bernorma atau seperti seorang gembel, tapi itulah makna kami, tak pernah memandang semua dari tampak luar, karena tampak luar bisa saja menipu dan kami lebih berbicara dengan ketulusan di dalam hati, tentang arti sesunguhnya persaudaraan, tentang luka yang selalu kami tanggung bersama, tentang kebebasan hidup yang kami jalani. Lalu sebenarnya mana yang lebih baik, berpakaian bagus tapi di dalamnya biasa saja atau berpakaian kumal tapi di dalamnya bersih?

Sejarah Vespa

Di buat oleh sebuah perusahaan italia, dengan desain yang unik vespa mulai menjadi legenda di kalangan anak-anak motor, semakin tua tahun pembuatan maka semakin di cari. Piaggio di dirikan pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio, pada awalnya perusahaan in bergerak dalam bidang pembuatan kapal, rel kereta dan gerbong kereta api. Dan pada perang dunia piaggio memproduksi pesawat terbang.
Pada akhir Perang Dunia II, pabrik Piaggio di bom oleh pesawat sekutu. Setelah perang usai, Enrico Piaggio mengambil alih Piaggio dari ayahnya (Rinaldo Piaggio). Pada saat itu perekonomian Italia sedang memburuk, Enrico memutuskan untuk mendisain alat transportasi yang murah
Dibantu oleh ahli pesawat terbang Corradino D’Ascanio, Enrico menciptakan sebuah design alat transportasi roda dua dengan inspirasi dan teknologi dari pesawat terbang. Konstruksi suspensi monoshock untuk memudahkan mengganti ban diadaptasi dari roda pesawat terbang, bahkan produk pertamanya benar-benar menggunakan roda depan pesawat terbang. Starter dibuat dari bagian komponen bom, serta bodinya terbuat dari alumunium seperti bodi pesawat terbang.
Menurut berbagai sumber vespa pertama kali di produksi pada tahun 1945. Kata vespa sendiri sebenarnya berasa dari kata wesp yang berarti binatang penyengat atau lebah. Kalo di perhatikan dari atas memang sepertinya konstruksi vespa ini mirip dengan lebah.

Persaudaraan yang sempat coba di buktikan oleh geng motor

Berangkat dari bekasi jam 12.00 malam menuju monas, menggunakan tiga vespa dengan kerinduan akan saudara yang telah lama tak bertemu, vespa berjalan dengan santai tak begitu cepat, menikmati angin malam yang lesap di samping badan dan lampu kota yang pendar cahayanya menyapu tubuh, dengan dandanan sedikit retro membuat wanita-wanita yang sedang bermalam minggu bersama pasangan melirik dengan mata dan senyum yang sedikit centil, syal melingkari leher cukup membantu menghangatkan tubuh dari kedingin hati. mari kita berdansa malam ini kawan.
Jam menunjukkan ke jarum setengah dua ketika kami sampai di tempat acara. monas berdiri dengan kokoh seperti menjadi symbol kerasnya kehidupan kota Jakarta dan emas di pucuk seperti mengabarkan bahwa jika berhasil menaklukkannya maka kau akan menjadi sukses dan emaslah balasannya.
Baru saja kami istirahatkan badan dan melepas rindu dengan saudara yang telah lama tak bertemu, ketika ratusan motor dari “geng motor” yang cukup tenar sering membuat onar ini, yang seminggu sebelum acara sempat bentrok dengan beberapa anak-anak vespa dan mengancam akan membubarkan acara ini, dan mungkin akan mereka lakukan malam ini. Raungan dari ratusan knlapot motor cukup memeriahkan suasana malam yang sudah semakin renta dan sesegera akan berganti dengan kelahiran mentari pagi, mendengar suara keributan itu anak-anak vespa yang berada di dalam parkiran monas berlarian keluar untuk menyambut tamu yang datang tanpa di undang itu, seketika ribuan orang tumpah di jalanan dan aku di antara mereka yang dengan suka hati menyambut andrenalin yang telah lama tak pernah muncul dan mendapat kesempatan lagi untuk di coba. “Geng motor” yang di kenal dengan keberaniannya dan yang tadi begitu gagah dengan raungan knalpot motor secara tiba-tiba melarikan diri dan lenyap di telan simpangan jalan. Ah, gagal sepertinya bermain dengan andrenalin lagi, sebuah suara berbisik kepadaku.
Dan rupanya mereka salah menilai persaudaraan dan keberanian klub motor yang berasal dari italia yang termasuk dedengkot klub motor di Indonesia.






Beny Fauzan

Jumat, 30 Juli 2010

Aku Rindu Wajahmu, Ibu.

Sebagai seorang anak, kami adalah harapan dan pengharapan, sumber kebahagian, mempererat keutuhan sebuah keluarga. Kehadiran kami selalu di nanti-nantikan sebagai penerus sebuah keturunan, penerus nama keluarga. Tanpa kami sebuah hubungan akan menjadi kosong, seperti sayur tanpa garam, begitulah kata-kata orang arti sebuah anak. Tapi sayangnya tidak semua dari kami mendapat perlakuan seperti itu, termasuk aku.
Aku terlahir tanpa pernah di harapkan kehadiranku. Terkadang harapan bisa berubah menjadi sebuah aib, ketika sebuah tanggung jawab dari sebuah perbuatan tak lagi relevan, dan janji menjadi sebuah kata tanpa arti ketika norma masyarakat ikut mengambil peran.
Aku tercipta dari penyatauan cinta sepasang jiwa, cinta yang memabukkan mereka dalam usia muda. Tetapi ketika mimpi terenggut sebuah keharusan pilihan menjadi senjata yang memakan diri sendiri.

***
“ibu, aku ada karena kau yang membuatku ada.”
Di rahimmu, aku berlindung dari luka yang kau tanggung ketika ayahku meniggalkanmu dalam kesendirian, kesepian dan keterpurukan.
“Apa ini salahku ibu?”
Karena aku tak bisa memilih siapa yang akan menjadi ayahku, dan kaulah yang memilihkannya untukku.
“Ibu, kini hapuslah airmatamu.”
Sembilan bulan sepuluh hari, kau menangis tanpa henti, meratapi semua yang pernah terlewati. Dan aku mendengar dan menanggis bersamamu.
“Oh ibu, aku tak bisa melihat, meraba, dan berlari.”
Sekian lama aku menunggu untuk melihat, meraba wajahmu dan berlari kepangkuanmu. Aku sangat merindukannya ibu, sunguh. tapi, obat yang sering kau minum waktu aku masih di kandungan telah mengambil mata, tangan dan kakiku. Hanya jiwaku dan semangat untuk melihat dan meraba wajahmu dan berlari kearahmu yang tak bisa dia rengut dariku.

***
“Ibu, kaukah ini, yang memelukku dengan kedua sayap di punggung.”
Dengan kaki mungilku aku berlari kearahmu, meraba wajahmu.
“Ibu, aku bisa melihat dan berlari, Aku bahagia.”
Ketika aku dilahirkan semalam, aku tak bisa melihat bahkan untuk mengeluarkan suara tangis pun aku tak mampu sehingga aku manangis dengan hatiku dan sampai membawanya ke tidurku.
“Kau sangat cantik ibu, kau tersenyum, sudah selesaikah tanggismu?”
“Tunggu dulu, apa benar kau ibuku?”.


F. Farian Pratama.
Bekasi 31 juli 2010 5:10

Kamis, 29 Juli 2010

Airlangga

Raja Airlangga (Bali, 990 – Kahuripan, 1049)

Airlangga atau sering di sebut Erlangga adalah pendiri kerajaan Kahuripan pada tahun 1019 dan memerintah sampai dengan tahun 1045, kerajaan Kahuripan di bangun sebagai kelanjutan dari kerajaan Medang yang runtuh tahun 1006 oleh serbuan Sriwijaya.
Airlangga merupakan putera pasangan Mahendradatta (puteri dari Dinasti Isyana, Medang) dan Udayana (raja Dinasti Warmadewa, Bali). Ia dibesarkan di istana Watugaluh (Kerajaan Medang) di bawah pemerintahan raja Dharmawangsa.
Ketika kerajaan Medang diserang Sriwijaya pada tahun 1006, Airlangga masih berusia 16 tahun. Pada penyerangan itu sekutu Sriwijaya, Wurawari membakar kerajaan Medang, Raja Dharmawangsa beserta bangsawan kerjaan Medang tewas dalam serangan itu. Namun, Airlangga mampu melarikan diri ke hutan bersama pengawalnya yang bernama Narotama, dan menjadi pertapa beberapa tahun kemudian.
Dan pada tahun 1019 setelah beberapa tahun menjadi pertapa, Airlangga mampu menyatukan kembali kerjaan Medang yang sudah terpecah-belah dan membangun kerajaan Kahuripan, yang wilayahnya membentang dari Pasuruan di timur hingga Madiun di barat.
Selama pemerintahan Raja Airlangga seni sastra berkembang pesat di kerajaan Kahuripan. MPU Kanwa seorang penyair yang hidup di masa Raja Airlangga, menulis kitab kakawin arjunawiwaha. Kakawin ini menceritakan sang Arjuna ketika ia bertapa di gunung Mahameru. Lalu ia diuji oleh para Dewa, dengan dikirim tujuh bidadari. Bidadari ini diperintahkan untuk menggodanya. Nama bidadari yang terkenal adalah Dewi Suprada dan Tilottama. Para bidadari tidak berhasil menggoda Arjuna, maka Batara Indra datang sendiri menyamar menjadi seorang brahmana tua. Mereka berdiskusi soal agama dan Indra menyatakan jati dirinya dan pergi. Lalu setelah itu ada seekor babi yang datang mengamuk dan Arjuna memanahnya. Tetapi pada saat yang bersamaan ada seorang pemburu tua yang datang dan juga memanahnya. Ternyata pemburu ini adalah batara Siwa. Setelah itu Arjuna diberi tugas untuk membunuh Niwatakawaca, seorang raksasa yang mengganggu kahyangan. Arjuna berhasil dalam tugasnya dan diberi anugerah boleh mengawini tujuh bidadari ini. Oleh para pakar ditengarai bahwa kakawin Arjunawiwaha berdasarkan Wanaparwa, kitab ketiga Mahābharata.
Pada akhir pemerintahan Raja Airlangga kerajaan dibagi menjadi dua kerajaan, Kerajaan Janggala dan Kerajaan Kadiri untuk kedua putranya pada tahun 1045. Dan ia memilih untuk menjadi pertapa hingga akhir hayatnya tahun 1049.

*Data diambil dari berbagai sumber.


Beny Fauzan
Balikpapan, 30 juli 2010 03:00